Senin, 19 September 2016

                                                         Tumpuan Langkah


Terbangun disepertiga malam
Ditengah suasana sunyi umumnya
Dalam hutan aku bernafas
Ku gesekan rumput pada telapak kaki
Dan ku turunkan sepasang mata kaki
Pada sungai kecil yang berkerikil
Terus menyusuri jejak arah
Setiap dataran menjadi tumpuan
Dibawah bulan yang bersinar sempurna
Gumpalan awan tergambar megah
Oleh sang arsitek yang maha indah
Bukan lagi soal perhitungan !!
Setiap ayunan yang terus melangkah
Harap ku kan menjadi sebuah ibadah
                                                                                                            _cobantalun161718sept16_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar