Angin Muson Barat
Setiap tetesnya adalah anugerah
Setiap orang menikmati kedatangannya
Sisi lain orang menghujatnya
Mencela kerap dekatnya dengan udara
Tak lama awan hitam bersembunyi
Malu akan tersambut sang mentari
Perlahan kau memudar dari pandangan kami
Padahal aku masih rindu kau selimuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar