Rabu, 26 Oktober 2016

you're my everything

Dulu 
Seringkali aku meneteskan air mata
Entah itu karena ulahku atau apapun
Berkali-kali suaraku tersedu-sedu
Ku habiskan untuk merengek-rengek
Dulu
Aku tidak paham semua ini
Kenapa semua orang membiarkanku
Tak seorang pun peduli keberadaan ku 
Dalam gelap aku terus merengek
Tapi kini,aku menangis bukan karena salahku
Bukan karena nakalku
Tapi karena sebuah kalimat
Kalimat yang terasa sejuk di kalbu
Kerap kali nasihat keluar dari mulut ayah
Kalimat yang menekanku harus kuat
KAlimat yang menyanggahku tetap bertahan
Melewati apapun rintangan itu
Sabar,tawakal,perih dengan kesederhanaan
Kalimat itu yang sering kali ku dengar 
Dan sering pula membuatku menangis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar